0

Halo sahabat selamat datang di website tasdior.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Berikut beberapa karakter unik dari kulit Domba oleh - tasdior.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Sejak dahulu bahan kulit dikenal sebagai salah satu komoditi yang memiliki banyak sekali manfaat untuk kehidupan manusia. Terutama dalam industry kerajinan dan fashion. Kulit dikelola sedemikian ruma agar bisa digunakan untuk memenuhi keinginan para fashionista. Salah satu dari sekian banyak kulit hewan, kulit domba merupakan kulit hewan yang sering digunakan dalam kerajinan kulit. Kulit domba sering digunakan untuk membuat pakaian seperti jaket, rok, sarung tangan dan mantel. Pakaian yang terbuat dari kulit domba dianggap sebagai produk yang diunggulkan, karena memiliki kelebihan dibandingkan dengan kulit hewan lainnya. Beberapa alasan masyarakat memilih kulit domba ini karena kulit domba memiliki tekstur yang lembut, lebih lentur, dan tidak terlalu tebal dan yang utama hargannya lebih murah dari kulit hewan lainnya. Umumnya pakaian atau jaket untuk wanita memiliki tekstur yang lembut, sedangkan untuk laki â€" laki yang biasannya memiliki  model jaket motor memiliki tekstur yang lebih kaku.

Didunia, jumlah populasi domba sekitar 1,2 miliar, sekitar 15 sampai 25 % dipotong disetiap tahunnya. Pemanfaatan kulit domba ini menempati urutan terbanyak kedua setelah kulit sapi yang memiliki kurang lebih 10 %. Hampir 90% domba tersebut berbulu (wol). Ada sebuah prinsip bahwa bulu dan kualitas kulit itu berkebalikan atau berbanding terbalik. Semakin lembut dan rapat wol pada suatu domba, maka semakin tipis dan buruk kualitas kulit domba tersebut. Sebaliknya jika wol hanya tipis, maka kualitas kulit domba tersebut semakin bagus. Kulit domba banyak digunakan dalam pembuatan kulit seperti jaket, sarung tangan, furniture, merchandise kulit untuk seminar dll. Dalam hal produsen kulit terbesar di Eropa dipegang oleh negara Italia. Hampir 34 juta meter persegi kulit kulit domba dan kulit kambing di produksi di negara ini pada tahun 2011. Pada periode yang sama, hampir 100 juta meter persegi  kulit sapi di produksi di Italia. Diikuti negara Spanyol diurutan kedua. Di bawah Spanyol ada negara Jerman yang menghasilkan 500 ribu meter persegi kulit domba dan kulit kambing di tahun 2011 dan kulit sapi sekitar 8,5 juta meter persegi.

Sedangkan di Indonesia, kemenperin menyebutkan bahwa industry penyamakan kulit di Indonesia mengalami kesulitan bahan baku sejak 1998. Salah satu faktor utamannya adalah adanya Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 46 Tahun 1997 pada 1 November 1997 tentang Karantina Bahan Baku Kulit. Jumlah industry penyamakan kulit di Indonesia berjumlah 67 perusahaan (yang aktif hanya 35 perusahaan) dan lebih dari 100 industri samak rumahan. Kapasitas produk kulit nasional baru mencapai 25 juta ekor sapi dan domba. Jika dihitung jumlah kulit yang ada jumlahnya sekitar 250 juta square feet (kaki persegi) atau sekitar 23.225.760 (23,2 juta) meter persegi pertahun. Masih kalah jauh dari negara Italia di tahun 2011. Bahkan dari jumlah tersebut, tidak sepenuhnya merupakan kulit produksi dalam negeri. Pasokan dari dalam negeri sebanyak 2 juta ekor sapi pertahun dan kambing / domba sebanyak 6,5 juta ekor. Dengan kondisi tersebut, utilitas industry penyamakan kulit sapi baru menyentuh angka  48 %, dari kulit domba atau kambing hanya 35% dari kapasitas produksi. Dengan demikian, industry penyamakan kulit di Indonesia masih kekurangan pasokan bahan baku kulit.

Struktur kulit domba mirip dengan struktur kulit kambing, hanya saja berbeda resistensinya. Salah satu yang mempengaruhi adalah kondisi kulit domba. Domba diternak untuk diambil wolnya. Selain itu, ada faktor lain yang mempengaruhi kualitas kulit yaitu dimana hewan itu tumbuh (pengaruh cuaca, lingkungan, makanan, dll) meskipun varietas hewan tersebut sama. Salah satu cara memperbaiki struktur kulit domba yaitu dengan metode pengerutan. Cara pengerutan ini banyak digunakan di negara Perancis. Metode ini menghasilkan kulit yang dikenal dengan nama “Basane de Mouton” dan dihasilkan dari proses penyamakan nabati (vegetable tanning). Kulit domba memiliki tekstur grain kuat di bagian leher. Ciri umum yang sering dijumpai pada kulit domba sebagai berikut.

  • Bahan kulit domba jika diberi warna akan memiliki warna yang cerah.
  • Tekstur bahan kulit domba tidak kaku atau lemas dan lentur sehingga jika dibuat jaket atau pakaian akan terasa sangat nyaman.
  • Pori â€" pori kulitnya cenderung lebih kecil dari kulit hewan lainnya, hampir sama dengan pori â€" pori manusia.
  • Setelah dijahit menjadi sebuah produk, bahan kuloit domba akan menghasilkan jumlah sambungan lebih sedikit jika dibandingkan dengan kulit kambing. Karena dilihat dari fisik, domba memiliki badan yang lebih besar daripada kambing.

Sifat alamiahnya yang lembut dan lentur menjadikan produk fashion yang dibuat dari kulit domba ini sangat bagus jika dibuat untuk pakaian. Sedangkan kulit sapi lebih cocok digunakan sebagai bahan baku pembuatan tas kulit kerja cowok. Setiap bahan baku pembuatan kerajinan kulit memiliki tingkatan kualitas.

  • Kulit berkualitas rendah

Kebanyakan orang memahami kualitas rendah karena mempunyai tekstur keras. Jika dilihat dari harganya, produk kulit kualitas rendah ini punya harga termurah. Jika terdapat label dengan keterangan corrected atau  bonded leather, maka kerajinan kulit tersebut terbuat dari kulit berkualitas rendah.

  • Kulit berkualitas sedang

Kebanyakan kerajinan kulit di pasar local dibuat dengan mutu sedang. Umumnya dibuat dari kulit split yang memiliki ketebalan dan kelenturan standar.

  • Kulit berkualitas tinggi

Kulit yang memiliki kualitas tinggi umumnya memiliki ciri kulit hewan semasa hidupnya. Jika diusap, maka akan terlihat goresan atau cakaran hewan (flek). Biasannya dibuat tas kerja kulit pria branded.

Itulah tadi informasi mengenai Berikut beberapa karakter unik dari kulit Domba oleh - tasdior.online dan sekianlah artikel dari kami tasdior.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Next
Newer Post
Previous
This is the last post.

Post a Comment

 
Top